Showing posts with label OBROLAN. Show all posts
Showing posts with label OBROLAN. Show all posts
Remaja dalam pergaulan sehari-hari
Oleh : M.F. Hazim

Tidak bisa kita pungkiri bahwa realitas pergaulan remaja di masa ini bisa dikatakan sangat jauh melenceng dari norma yang ada di masyarakat dan aturan agama. Semakin hari kondisi moral remaja di Indonesia semakin memburuk. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya kasus-kasus yang menunjukkan kerusakan moral remaja, diantaranya adalah kasus narkoba, tawuran antar remaja, kasus seks bebas, hamil di luar nikah,  dan masih banyak lagi kasus lain.
Dari kasus-kasus tersebut seharusnya remaja bisa menjadi generasi smart teen dengan menjadikan kasus-kasus tersebut sebagai pelajaran dalam menjalani kehidupan mereka, terutama dalam menjalani pergaulan diantara remaja.
Munculnya kasus-kasus tersebut tidak lepas dari pergaulan remaja yang tidak terkontrol dan di luar batas. Pergaulan remaja yang bebas dan tidak disertai dengan nilai-nilai agama membuat pergaulan remaja cenderung mengarah kepada kegiatan-kegiatan yang berlawanan dan melenceng dari nilai agama. Hal itulah yang nantinya akan mengakibatkan timbulnya permasalahan dan penurunan moral remaja.
Diantara sekian banyak pergaulan dan kegiatan remaja yang dapat menjerumuskan remaja ke dalam kegiatan atau aktifitas yang tidak berguna dan berdampak negatif, diantaranya adalah seperti, pacaran kelewat batas atau berlebihan, bahkan tidak hanya berpegangan tangan, bahkan sampai berhubungan layaknya suami istri.
Bergaul dengan anak-anak nakal juga menjadi penyebab utama kerusakan remaja, yang paling nyata saat ini adalah adanya kasus anak cabe-cabean, yang mana sudah menjadi rahasia umum bahwa remaja yang di cap oleh masyarakat dengan nama cabe-cabean ini merupakan remaja yang dikenal nakal, dengan kegiatannya seperti seks bebas, minum-minuman keras, dengan tata busana terbuka yang tidak memenuhi kaidah sopan santun dan terutama tidak menutup aurat sebagaimana anjuran agama. Bergabung dengan geng-geng anak nakal, hal itu juga sangat mendorong adanya sebuah kegiatan yang bisa jadi mengarah kepada tawuran, kemudian balap motor liar, minum-minuman keras, bahkan pencurian.
Dari sekian banyak permasalahan remaja tersebut, diharapakan remaja Indonesia saat ini bisa menjadi generasi muda yang lebih cerdas dalam memilih kegiatan yang bisa berguna dan memberikan manfaat kepada diri mereka. Dan yang paling penting adalah lebih selektif lagi dalam memilih teman, karena teman adalah seseorang yang bisa memberikan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan remaja.
Karena jika kita memiliki teman yang baik, maka kitapun akan menjadi orang baik, dan jika memiliki teman yang buruk, maka keburukanlah yang akan ia berikan kepada kita. Seperti kata pepatah, “Jika kita berteman dengan penjual parfum, maka kita akan tertular aroma harumnya.”
Dalam menjalani pergaulan remaja, terdapat banyak cara bagi generasi smart teen untuk membentengi dirinya dari pergaulan yang buruk, diantaranya adalah  
1.      Kegiataan keagamaan
Dengan mengikuti kegiatan agama, maka remaja bisa lebih mengetahui apa saja aturan-aturan dan nilai-nilai yang diajarkan oleh agama, sehingga remaja akan lebih mengetahui mana batasan baik dan buruk suatu hal. Dengan memiliki pengetahuan dan tanaman nilai-nilai agama yang kuat maka akan bisa lebih menjaga dirinya dan memberikan rambu-rambu kepada remaja ketika hendak melakukan sesuatu yang akan melenceng dari ajaran agama.
2.      Kelompok belajar
Dengan mengikuti kegiatan seperti kelompok belajar, maka pergaula remaja akan lebih mengarah kepada pergaulan yang baik, dan hal ini sangat efektif dalam membentuk kecerdasan remaja dalam menyikapi kehidupan. Dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, maka akan membuat remaja jauh dari kegiatan yang akan membuatnya terjerumus ke dalam jurang kehancuran.
3.      Kegiatan pengembangan diri
Kegiatan pengembangan diri dapat memberikan efek yang signifikan dalam perkembangan remaja. Ketika remaja sudah menemukan minat dan bakatnya, maka seorang remaja akan lebih fokus dan terarah dalam menjalani kegiatannya sehari-hari. Karena dia tidak lagi bingung, galau atau mengalami krisis identitas, yang mana hal tersebut dapat mengarahkan remaja kepada kegiatan-kegiatan yang buruk. Dan dengan mengikuti kegiatan pengembangan diri ini, maka remaja akan cenderung mendapatkan teman dan pergaulan yang baik, karena apa yang mereka lakukan sudah terarah dan kemungkinan untuk melakukan kegiatan yang melenceng menjadi sangat kurang.
4.      Kegiatan social kemasyarakatan
Dalam kegiatan bermasayarakat diharapkan remaja bisa lebih mengenal norma-norma dan nilai-nilai yang ada di masyarakat, sehingga dia akan terdorong untuk lebih menghormati, menghargai dan mengamalkan nilai-nilai tersebut. Hal ini akan membuat remaja menjadi lebih peka dan bisa lebih menjaga diri dalam beperilaku sehari-hari.

mumpung musim kawin menikah

ba'da magrib tadi saya baru saja pulang dari acara resepsi kawan lama saya, lebih tepatnya sahabat masa kecil saya. ya, saya senang menghadiri acara nikahannya, dan saya doakan semoga perjalanannya dalam berkeluarga bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. bukankah tidak ada doa yg lebih mulia dari itu? (jika ada kasih tau saya, biar saya sunting doa saya)

dan selepas pulang dari acara itu, entah kenapa saya jadi pengen memposting artikel orang lain tentang nikah-menikah yang pernah saya baca beberapa waktu lalu.

saya bingung kenapa saya pengen ya (memposting artikel)?
dan untuk apa(memposting artikel)?

biarlah, namanya juga malam minggu (hari posting)




Pesan Bayu Kumbara untuk Jomblo Sedunia


Di Indonesia, negara tempat orang berusia 25 tahun ke atas bisa dapat undangan kawinan sekali seminggu dan berlipat jadi tiga saat dekat-dekat lebaran, cuma ada lima jenis kawinan yang memaksa portal online, koran, sampai televisi ramai-ramai memberitakan.
Pertama, kawinannya seorang bapak-bapak dengan peri perempuan di Ngawi. (Dua puluh tahun lalu cerita begitu cuma ada dalam cerpen Kuntowijoyo. Sekarang, menurut berita, istri si bapak sudah melahirkan bayi. Saya enggak tahu harus ketawa apa nangis.) Kedua, kawinannya pesohor atau anak presiden. Ketiga, kawinannya bapak-bapak jenggotan pakai kalung Tom Sam Cong asal Semarang dengan seorang perempuan yang lebih pantas jadi anaknya. Keempat, kawinannya Rais yang dihadiri Risna, mantannya, yang bikin kaum jomblo sedunia termehek-mehek. Dan terakhir, kawinannya Bayu Kumbara dengan Jennifer Brocklehurst.
Sebelum 8 Agustus, tanggal resepsinya Uda Bayu dan Miss Brocklehurst yang pakai adat Minang ini, Bayu bukan siapa-siapa di jagat selebritas media sosial Indonesia. Mendengar namanya, kita mungkin cuma akan menebak kalau bapak atau ibunya dulu suka mendengarkan Saur Sepuh di radiobuku.
Entah Bayu dan Jen pengin bilang kanciang atau justru berterima kasih kepada Dream.co.id, portal berita inspirasional inilah yang pertama kali meluncurkan berita Pernikahan Bayu Kumbara dan Jennifer Bikin Geger pada 10 Agustus. Isinya sih sebenarnya lebih menekankan pada usaha Jennifer ngumpulin sumbangan supaya bisa mendatangkan orang tuanya dari Inggris, negara asal Jennifer, ke Padang, tempat di mana perkawinan dilangsungkan. Dream mau bilang, ini lho ada cewek bule yang demi pujaan hati pribuminya sampai rela menadahkan tangan minta sumbangan.
Setelah Dream, ledakan berita yang menyusul kemudian isinya lari ke jurusan lain. Jurusan itu adalah soal keberuntungan seorang laki-laki pribumi yang mampu bikin klepek-klepek cewek bule. Lebih spesifik lagi, cowok pribumi jelek kawin sama cewek bule yang cakep banget. Ini membuat saya tak bisa tahan untuk tidak mengutipSaut Situmorang: Dasar inlander! #Sampah.
Foto yang sering dipakai sebagai ilustrasi berita tampaknya diambil dari Facebook Bayu Kumbara. Foto itu  mulanya dipasang Jennifer di tilt.com, situs di mana ia mengumpulkan donasi. Di foto itu, kita bisa lihat rupa Bayu. Pria berkulit gosong memakai celana batik santai dan telanjang dada, dengan dua kalung beda warna dan gelang yang dikenakan di kaki. Sekilas mirip Nuran Wibisono kalau gondrong. Di sebelah Bayu duduk Jennifer, dengan latar sebuah teras rumah kayu sederhana.
Kita dengan mudah bisa menebak, berita pernikahan Bayu Kumbara yang meledak, bahkan jadi trending topic di Twitter selama dua hari, adalah karena kontradiksi pada diri masing-masing pasangan ini, yang terilustrasi kuat lewat foto tadi. “The beauty and the beast,” kata seorang teman mereka yang datang ke kawinan itu di Instagram.
Oke, Bayu jelek, Jennifer cantik, dan mereka kawin. Kenapa mesti heboh?
Kak Wisnu “Nunu” Prasetya Utomo, sang pengamat media, suatu ketika pernah bersabda: Media-media massa kita begitu keranjingan dengan “cantik”. Wajah dominasi patriarkal yang mengeksploitasi perempuan ala internet, yang kemudian menjadi semacam sindrom. Ada polwan cantik, kita heboh. Ada janda cantik dibunuh, heboh. Ada tukang jamu cantik, tambah heboh. Syahrini bilang maju-maju cantik mundur-mundur cantik, heboh juga.
Kehebohan Si Cantik Jennifer yang dipersunting Si Jelek Bayu pun tak jauh-jauh dari sindrom itu. Plus mental inlander yang inferior. Sindrom itu membawa prasangka bahwa Bayu adalah pungguk merindukan bulan yang kedatangan bulan beneran. Prasangka yang rasanya seperti merendahkan Bayu sebagai lelaki—yang dianggap tidak punya keistimewaan paras dan terlalu beruntung karena mendapatkan perempuan yang cantik, bule lagi.
Tapi bukankah kita memilih pasangan tidak melulu dengan standar muka? Selalu ada pertimbangan lain. Dan Bayu tidak jelek-jelek amat—walaupun kecelakaan yang membuat giginya jadi tidak estetis patut kita sesalkan. Dia juga anak pantai dan peselancar. Bukankah cowok legam karena keseringan selancar itu seksi?
Lebih dari itu, dugaan saya, daya tarik utama Bayu adalah bahwa ia seorang aktivis. Bayu alumnus Jurusan Antropologi Universitas Andalas angkatan 2007. Waktu mahasiswa, ia aktif di Jaringan Kekerabatan Antropologi Indonesia—organisasi kece tempat anak Jurusan Antropologi se-Indonesia ngumpul. Ia kemudian sempat bekerja di Lembaga Perlindungan Anak Sumatra Barat. Saat ini pun ia masih berkutat di sebuah LSM perlindungan anak di Padang.
Cowok aktivis macho yang suka surfing dan sayang anak itu godaan yang sulit ditolak.
Jadi, bagi para lelaki jomblo di luar sana yang syok dan iri dengan nasib mujur Bayu, sebenarnya pelajaran yang bisa dipetik menurut saya hanya satu: kalau mau dapat pasangan hidup yang cantik, jadilah aktivis. Sebab jadi kiri aktivis itu seksi.



bonus

rais dan risna

Kapanlagi.com - Dalam beberapa hari terakhir, publik memang seakan ditujukan pada kemewahan dan indahnya pernikahan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Sejatinya, kebahagiaan bersanding di pelaminan tak hanya dialami dua artis papan atas Indonesia itu saja.
Karena pada bulan Oktober ini, masyarakat Indonesia mengenal yang namanya musim menikah. Banyak pasangan kekasih yang akhirnya resmi menjadi suami istri di bulan ini. Namun kisah pedih justru dialami oleh wanita bernama Risna.
Wanita berjilbab yang berusia 22 tahun asal kecamatan Kajang, kabupaten Bulumba di Sulawesi Selatan sana justru mengalami kepedihan di bulan pernikahan ini. Menghadiri pernikahan Rais, Risna justru tak mampu menahan tangisan yang keluar dari kedua matanya. Kejadian ini jelas menghebohkan. Pertanyaannya, kenapa Risna menangis? Dilansir Merdeka, cari tahu yuk.

1. Hadiri Pernikahan Mantan
Ada yang bilang jika salah satu hal yang cukup sulit dilakukan adalah ketika melihat orang yang kamu cintai hidup berbahagia dengan orang lain. Karena itulah, ada banyak orang yang memilih enggan datang ke pernikahan sang mantan daripada malah sakit hati di sana.
Namun, demi menjaga hubungan silaturahmi antara kedua pihak yang pernah dekat, maka Risna memutuskan hadir ke pernikahan Rais. Tentu Rais bukan orang biasa, karena Rais adalah mantan kekasihnya. Dengan penuh ketegaran, Risna menghadiri pernikahan Rais dengan wanita yang sudah menjadi pilihan hidupnya.
2. Menangis di Pelukan Mantan
Berusaha sekuat tenaga menjaga ketegaran dilakukan Risna ketika datang ke pernikahan Rais yang digelar dengan adat Bugis itu. Namun saat tiba waktunya Risna berjalan ke pelaminan dan memberikan selamat untuk Rais dan sang istri, Risna tak mampu menahan tangisannya.
Di depan sang mempelai wanita yang juga istri Rais, Risna menangis di dekapan Rais. Spontan seluruh orang langsung memandang kaget kepada wanita berjilbab pink yang menangis dan memeluk mempelai pria itu. Namun tangisan Risna tak hanya untuk dia saja. Rais dan istrinya juga tak mampu menahan air mata, termasuk keluarga besar Rais yang turut menyaksikan pemandangan haru itu.
3. Pernah 7 Tahun Bersama
Suasana pernikahan Rais yang awalnya penuh kegembiraan, langsung berubah haru saat Risna menangis di dekapannya. Banyak pertanyaan pun muncul, mengapa ada wanita yang menangis begitu saja di hadapan kedua mempelai? Rupanya diketahui jika Risna adalah mantan kekasih Rais.
Tak main-main, Risna dan Rais pernah menjalin kasih asmara bersama selama tujuh tahun. Dengan usia Risna yang masih 22 tahun, maka bisa ditebak jika kisah cintanya dengan Rais sudah terjalin semenjak mereka masih menjadi pelajar SMP. Tentu saja sudah banyak cerita kepedihan dan kebahagiaan yang mereka lewati bersama.
4. Rais Melamar Risna
Tangisan dan kepedihan Risna juga dialami oleh keluarga besar Rais. Menyaksikan Risna menangis di dekapan putra mereka yang sudah menikah itu, orangtua Rais mau tak mau menceritakan kembali apa yang sudah pernah terjadi. Rupanya, hubungan Rais dan Risna yang sudah terjalin semenjak tahun 2005 itu pernah begitu berjalan dengan sangat serius.

Rais sudah memperkenalkan Risna kepada mereka bahwa Risna adalah sosok yang istimewa untuknya. Seperti normalnya kisah asmara, ketika orangtua sudah saling kenal, maka hal yang dilakukan berikutnya adalah prosesi lamaran. Dan itulah yang dilakukan keluarga besar Rais sebagai pihak pria. Rais ternyata pernah melamar Risna, wanita yang sudah jadi kekasihnya semenjak 7 tahun lamanya

5. Orangtua Risna Tak Merestui
Namun seperti kata banyak orang, ketika dua orang saling cinta, belum tentu orangtua bakal setuju. Itulah yang dialami oleh Rais dan Risna. Jika keluarga besar Rais sudah mendambakan Risna menjadi calon menantu mereka, hal berbeda justru dilakukan oleh keluarga besar Risna. Saat Rais melamarnya, orangtua Risna justru menolaknya dengan berbagai alasan.

Kendati sudah tujuh tahun bersama, tetapi saat orangtua Risna tak menyetujui sang putri menikah dengan Rais, kisah asmara itu kemudian kandas. Rais dan Risna berpisah dalam kondisi yang benar-benar masih mencintai. Putus dari Risna, Rais mencoba move on dan akhirnya dia menemukan tambatan hati lain yang diajaknya ke pelaminan. Benar kata orang, 'Jodoh di tangan Tuhan, bukan manusia yang menentukan'

6. Simpati Untuk Risna
Kisah haru Risna langsung menyebar di jejaring sosial. Jika biasanya kamu hanya mendengar temanmu yang berusaha tegar saat berkunjung ke pernikahan sang mantan, maka kisah Risna terurai nyata bagaimana seorang wanita belum bisa melupakan sang mantan tetapi berusaha tegar sekuat tenaga merelakannya menikahi wanita lain.

Banyak simpati yang ditujukan untuk Risna. Mereka berharap agar Risna mampu lebih tegar dan kuat menjalani kehidupannya. Mereka berdoa agar Risna mampu menemukan sosok pria hebat lainnya. Namun tak sedikit yang menganggap Risna terlalu cengeng dan dramatis. Hmm, kalau menurutmu, bagaimana yang terjadi pada Risna ini?





Lingkar Otak Mini Lingkar Studi Ciputat


Perkara berjuang, saya kira, mahasiswa Indonesia adalah generasi paling gawat yang merasa punya jasa besar. Mereka mengaku bagian dari gerakan yang menumbangkan rezim, mendaku diri sebagai agen perubahan, dan juga golongan cerdik cendikia yang selalu punya solusi untuk tiap masalah bangsa.
Sederhananya, mahasiswa sama dengan obat sapu jagat yang dijual di pasar-pasar untuk menyembuhkan tidak hanya panu, kadas, atau kurap belaka. Obat ini konon manjur juga untuk penyakit berat macam kanker, AIDS, sampai susah berak.
Mahasiswa ini kelompok masyarakat yang paling haibat. Konon karena kelompok ini rezim Soeharto tumbang.Konon pula mereka ini yang melakukan pemberdayaan di desa-desa, melakukan advokasi isu-isu sosial, sampai dengan mengkritisi pemerintah.
Oh, jangan salah, ketika masih kuliah, saya sendiri juga pernah demonstrasi, soal apa itu tidak penting, yang penting adalah turun ke jalan, bentrok dengan aparat, dihajar, lalu pulang dengan kebanggaan memar-memar tak jelas. Substansi demonstrasi bukan pada pesan yang hendak disampaikan, tapi reputasi yang didapat setelahnya. Hal ini penting, selain untuk mendapatkan pamor sebagai jagoan, citra tersebut juga dapat menjadi simbol alpha maleyang rawwrrr. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menggaet dedek-dedek lucu mahasiswa baru?
Maka, ketika sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Studi Ciputat (LSC) melakukan unjuk rasa di depan istana negara dengan memakai pakaian dalam wanita serta topeng wajah presiden dan wakil presiden Jokowi-JK, pada 10 September 2015 kemarin, saya langsung terbayang euforia masa muda ketika masih jadi anak gerakan. Anu, maksudnya anak sok sibuk yang suka bergerak dari forum diskusi satu ke yang lainnya demi makan gratis dan caper ke mbak-mbak lucu.
Dalam aksi tersebut, adik-adik mahasiswa yang haibat ini mendesak para pejabat pemerintah untuk mundur karena dinilai gagal menepati janji politiknya. Tapi ya itu, kok mesti dengan pakaian dalam perempuan? Maksudnya bagaimana? Apakah mereka ingin mengatakan bahwa pemerintah yang ada sekarang seperti perempuan? Kalau maksudnya peyorasi: perempuan sama dengan lemah, penakut, dan tidak bisa diandalkan, kok ya piye gitu.
Kalau pakaian dalam perempuan dianggap sebagai representasi kelompok lemah, wah, kacau sekali. Mahasiswa kok misoginis dan seksis. Barangkali adik-adik mahasiswa ini adalah produk gagal peradaban patriarkis yang seumur hidup dididik dengan nasehat, “laki laki kok penakut seperti perempuan,” atau “laki laki kok lemah seperti perempuan.”
Saya ragu adik-adik LSC kenal dengan aksi “Kamisan” yang dilakukan oleh ibu-ibu keren itu. Apakah ibu-ibu pengecut? Apakah mereka pecundang? Sejak bertahun-tahun lalu, ibu-ibu dengan tegap berdiri di depan istana negara, simbol tertinggi pemerintahan ini, untuk menuntut keadilan.
Saya juga tak yakin jika adik-adik LSC kenal ibu-ibu Rembang, yang telah setahun lebih memperjuangkan hak atas tanahnya. Mereka melawan tirani korporasi yang menyebabkan mereka mesti berhadapan dengan aparat yang tidak segan angkat senjata. Apakah para ibu-ibu pemberani itu dianggap pengecut oleh gerombolan adik-adik mahasiswa LSC?
Kalau adik-adik LSC menganggap bahwa pakaian dalam perempuan sebagai simbol banci atau bencong atau waria atau transgender, lah ya jelas lebih salah lagi. Kelompok transgender justru adalah kelompok paling berani yang saya kenal. Mereka berani mengekspresikan identitas mereka secara terbuka tanpa takut ancaman dan penghinaan. Mereka juga punya rasa solidaritas tinggi dan empati yang luar biasa.
Sebenarnya apa yang hendak disampaikan oleh adik-adik dari LSC ini? Bahwa pakaian dalam perempuan itu menunjukan betapa lemah dan rentannya mereka? Atau sekadar menunjukan bahwa mereka bisa bertindak seksis dengan merendahkan martabat perempuan melalui simbol pakaian dalam?
Aduh, saya kok ya malah prihatin dengan adik-adik mahasiswa ini. Betapa menyedihkan hidup yang mereka miliki sampai punya pikiran pendek yang tidak bermutu semacam itu. Tapi, ya, semoga saja saya salah.
Sebenarnya, jika adik-adik mahasiswa ini cukup pintar, sebenarnya ada banyak simbol yang menunjukan kepengecutan. Misalnya baju loreng. Lho, gimana? Anda tahu Urut Sewu? Paniai? Menurut ngana, para pelaku yang menyerang petani dan membunuh bocah-bocah di Paniai itu pakai daster? Pakai BH? Pakai kancut?
Jadi, ya, adik-adik, kalau kalian cukup berani dan betul-betul bernyali, silakan loh kritik pemerintah pakai simbol baju loreng. Begitu.
Apa, mau menantang saya berani juga atau tidak? Hahaha… Saya? Saya, kan? Ya jelas tidak.





sponsored by
  




B : bapak
P : pemuda
* : ngomong dalam hati

B : pekerjaan kamu apa? PNS? bank?
P : saya wirausaha, om

B : Bapak serius, lelaki yang mau sama Angel harus punya rumah sama mobil
P : *ngapain juga ke sini tadi, ke tretes aja dahh.....

P : rumah 400 juta, mobil 200 juta, saya baru D.O kuliah dua tahun, mana bisa ngumpulin segitu
B : ya sudah kalau begitu jangan sama anak bapak

P : kalau anak bapak yang cantiknya biasa aja dan udah gak perawan aja harganya mahal, berapa harga kalau mau ngelamar Emma Watson ya?
B : tanya saja bapaknya!

P : kalau saya boleh tahu, bapak punya rumah dan mobil pas umur berapa?
B : ini rumah warisan bapaknya istri saya kok, saya gak punya mobil

P : pak, usia saya baru 23 tahun, kecuali saya direktur atau anak mentri. rasanya mesti setahap demi setahap deh.
B : ya, itu syarat dari bapak








sponsored by
  



obrolan saya dg keponakan, setelah beberapa tahun saya melakukan perjalan panjang.
saya tidak tahu apakah dia paham dg apa yg saya katakan atau tidak.
Om adalah anggota keluarga baru. Om kembali setelah lama menghilang, karena perjalanan jauh.
Jika ditanya tentang perjalanan, Om selalu khawatir tentang dua hal. Yang pertama, bagaimana keluarga di rumah? Masihkah kalian ingat siapa Om? Atau kalian sudah benar-benar lupa?
Ada yang bilang lupa adalah masalah utama dalam hidup ini. Karena lupa, kita sering mencari hal-hal lain untuk dianggap benar.
Contohnya, dalam perjalanan Om melihat seorang wanita yang mengenakan tudung berpelukan di tempat umum. Kemudian ibu-ibu di sekitar tempat itu mulai berkasak-kusuk (Kebiasaan klasik ibu-ibu sejak zaman pra-sejarah).
Bagaimana dengan hal itu? Karena ini agak sedikit lucu. Bagaimana jika wanita itu hanya lupa bahwa di tempat itu, ada ibu-ibu yang kegemarannya adalah kasak-kusuk alias bergosip? Bagaimana jika orang yang memeluk wanita itu, juga lupa bahwa wanita yang dipeluknya mengenakan tudung (Setidaknya tudung itu menjadi simbol untuk sesuatu bukan?) Bagaimana jika ibu-ibu itu, hanya lupa kalau menggosipkan seseorang sebenarnya tidak terlalu berguna juga.
Jadi sederhananya, kita hanya lupa apa yang sejatinya benar. Seperti wanita, seseorang yang memeluk wanita, dan Ibu-ibu, yang Om temui di perjalanan itu. Berbicara tentang kenyataan bahwa benar bersifat majemuk adalah masalah lain lagi.
Om masih suka membahas hal-hal seperti itu. Sedikit absurd memang. Absurd? Mungkin sebelum kita melanjutkan apapun yang akan kita sama-sama mulai dari sekarang, kalian perlu tahu, Om menyukai hal-hal yang absurd. ini juga Om temukan diperjalanan. Jika diperhatikan, kita memang selalu melakukan hal-hal absurd bukan? Contoh sederhananya, menganggap sesuatu yang tidak kita miliki akan lebih membahagiakan kita, daripada sesuatu yang sudah kita miliki.
Ada beberapa hal yang akan kita lakukan mulai dari sekarang (Jika kalian tertarik untuk mengenal Om kalian yang baru kembali ini, tentunya). Kita akan sama-sama berfikir, mengambil sudut pandang, memahami, dan membenarkan sesuatu.
Oh ya, mungkin kalian bingung tentang nama. Nama Om ya, Om. Maksud Om, pangil saja “Saya” dengan “Om”. Jika kalian punya kesempatan, coba tanyakan pada ibu atau bapak kalian. Maka dia pasti mengenal Om.
Om adalah saudara ayah atau ibu kalian. Dengan kata lain, Om adalah ayah ke-dua kalian. Maka, kalian anggaplah Om seperti itu.
Selanjutnya. Karena tugas Ayah adalah mendidik anaknya, dan menumbuhkan sesuatu di dalam dirinya. Maka Om juga seperti itu. Om ingin nantinya, setelah kita saling mengenal, Kalian dapat menumbuhkan sesuatu di dalam diri kalian sendiri. Membuat kalian ingat lebih tepatnya. Karena sekali lagi, masalah utama kita saat ini hanyalah “Lupa”.
Selanjutnya, hal kedua yang menjadi keresahan Om. Ini akan berhubungan dengan sapaan Om pada kalian. Anak-anak Alam.
Apa kalian tahu kalian sedang berada di mana? Jika belum, ini jawabannya, kalian sedang berada di tengah ALAM RAYA.
Tugas kalian selanjutnya adalah membayangkan kata “Raya” yang mengikuti kata Alam tersebut. Sangat besar bukan? Om sering merasakan perasaan aneh tentang hal ini. Misalnya ketika duduk di tepi pantai dan menyadari itu adalah batas tanah yang dapat kalian pijak, dan dibelahan alam lain, masih ada banyak tepian lain. Tentang hal ini, keterbatasan memang selalu menjadi hal yang memuakkan.
Atau ketika berada di puncak gunung. Maka Om berpikir tentang masih ada banyak puncak lain di belahan alam lain. Sekali lagi tentang hal ini, keterbatasan lagi-lagi menjadi hal yang selalu memuakkan.
Maka keluarlah! Karena itu Om memanggil kalian anak-anak alam. Karena itu, jangan takut pada dunia dan anggap tempat kalian berpijak adalah ibu kalian. Dari sana lihatlah segala hal, pikirkan, dan mengerti hal yang kalian lihat itu.
Pada akhirnya, kembalinya Om dari perjalanan dan bertemu dengan kalian ini memiliki sebuah tujuan. Om hanya ingin, nantinya kalian mau menemani Om pergi keluar menjenguk ibu kalian. Waktu itu ibu pernah berkata, dia punya banyak pesan yang ingin disampaikan pada kalian. Dengan kue jahe dan teh hangat, dia menunggu dan ingin mengajak kalian mengobrol. Dan tugas Om adalah menjemput kalian untuk ke sana.






sponsored by
  


saya pikir, ini pos yang bermanfaat kedua di blog ini.
nikmati saja ya.......

sumber dari channelnya om yufid

https://www.youtube.com/channel/UCX-4mrOc5r691SzDhHtkOgw





jangan dekati zina

gejolak jiwa yang tergoda
tertipu
dan terlena

tak dapat bedakan antara cinta dan nafsu durjana
terpikat karena saling menatap
tidakkah kau ketahui
bahwa kita diperintahkan untuk tundukkan pandangan
kau biarkan syahwatmu terbuai rayuan setan yang mengatasnamakan asmara

tidakkah kau takut akan peringatan yang nyata
sadarkah ketika dekatkan jiwa dan raga ke tepian bahaya
maukah menerima nasehat bijaksana ketika terlena dan ketika terbuai hasutan
akal terbelanggu seolah gila
namun seusai dahaga sirna hanya tersisa air mata tumpah bagai bencana
barulah sadar ketika tersungkur dalam gelapnya jurang zina
batinmu hanya bisa menjerit dalam ke ngiluan
karena sakitnya tak terperi

menyadari bukan seperti inilah cinta
karena sejatinya, cinta menjaga dan melindungi karena allah
bukan mengambil apa yg belum menjadi haknya
lalu mencampakkannya begitu saja



cara menjadi manusia terkaya


saudaraku
Rasulluah saw bersabda
tidaklah halal meminta-minta bagi orang yg berkecukupan dan tidaklah bagi orang yg kuat
tidak terbuka bagi seorang hamba pintu meminta-minta melainkan Allah membuka pintu kefakiran
barangsiapa meminta-minta bukan karena kefakirannya makan seakan-akan ia telah memakan bara api
senantiasa seseorang meminta-minta hingga ia datang pada hari kiamat tanpa ia membawa sekerat dagingpun di wajahnya.

sekiranya salah seorang dari kamu membawa tali ke bukit untuk mencari kayu, kemudian ia pikul ke pasar untuk menjualnya, demi menjaga kehormatannya, niscaya yg demikian itu lebih baik daripada meminta-minta dari orang lain, baik diberi maupun ditolak,

barang siapa yg menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah menjaga kehormatannya. barang siapa yang merasa cukup, niscaya Allah akan mencukupinya.

ridholah akan apa yg Allah bagikan untukmu niscaya engkau akan menjadi manusia yg terkaya. tangan di atas lebih mulia dari pada tangan yg di bawah

ya Allah aku memohon kepadamu petunjuk, ketakwaan, penjagaa diri dan kecukupan






sponsored by
  



Takdir Lubang dan Batang

Jagat maya ruwet lagi oleh isu LGBT. Kali ini saya
sangat terusik oleh keriuhan legalitas pernikahan
sesama jenis di Amerika itu. Saya bertanya dalam
hati: “ Apa enaknya menikah atau pacaran sesama
jenis, ya ?”
Dari dulu sampai sekarang, saya selalu gagal
paham dengan tujuan pernikahan sesama jenis
ini. Sebagai manusia, apalagi yang sudah akil
baligh, pastilah punya hasrat biologis untuk
Puasa itu Selo

Richard P. Feynman, peraih Nobel Fisika tahun
1965 untuk teori Mekanika Kuantum, ternyata
orang yang lucu! Suatu hari, ia menulis surat
kepada Mrs. Chown, “Fisika bukanlah hal yang
terpenting. Cinta adalah yang terpenting….” Jadi,
belajarlah jatuh cinta sedalam-dalamnya, jangan
cuma ngapalin rumus Fisika. Lol.
Eksploitasi Novel Best-Seller demi Rente

Baru-baru ini, beredar kabar bahwa bulan Juni
ini akan terbit spin-off novel laris Fifty Shades of
Grey , yang ditulis dari sudut pandang Christian
Grey—tokoh utama pria dalam serial tersebut.
Novel trilogi Fifty Shades of Grey sendiri ditulis
dari sudut pandang Anastasia Steele, sang tokoh
utama wanita.
Ahok, Prostitusi, dan Mimpi yang Setengah Progresif



Setelah rusuh dengan Fahira Idris dalam perkara
pengaturan miras, baru-baru ini Ahok
menantang lebih banyak orang dengan
mengeluarkan pernyataan tentang legalisasi
prostitusi. Ini seakan menjadi sekuel dari perang
abadi antara orang progresif dan orang moralis.
Hmm, apa kabar teman?
Semoga anda selalu sehat selalu.
terima kasih kalian sudah menjadi kawan baik untuk blog yang tidak bagus ini.

Seperti judul postingan ini -Sayonara- saya ingin mengucapkan sebuah salam perpisahan.
Karena, suatu hari pasti akan datang masa dimana saya tidak akan muncul lagi di blog ini selama-lamanya, untuk menuliskan segala sesuatu tentang persoalan Bumi Manusia ini.

Seperti tertulis dalam deskripsi profil saya, saya adalah seorang penjelajah waktu dari masa depan. Dan sebagai seorang penjelajah waktu, saya tidak bisa untuk tinggal di masa ini selamanya. Meskipun sebenarnya saya sangat menginginkannya (tetap tinggal).
Sekali lagi, saya sebenarnya masih ingin tinggal.

Setiap manusia yang hidup di bumi ini hanya melakukan perjalanan, sama seperti saya.
Suatu saat mereka akan kembali ke tempat asalnya dengan cara melalui kematian.
Begitu pula saya, suatu saat saya akan kembali ke masa di mana saya seharusnya.
Dan bisa dikatakan kalau saat-saat saya harus kembali sudah dekat.
Mungkin hanya beberapa tahun lagi, atau bahkan beberapa bulan lagi.
Saya akan tahu setelah melakukan konsultasi dengan seorang Dr. untuk memastikan kapan saya harus pergi dari masa ini.

Tapi sebelum saya pergi, saya berharap bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah saya lakukan.
Dan yang terpenting saya ingin menyampaikan sesuatu yang penting dan harus saya katakan kepada beberapa orang sebelum waktu saya habis.
Semoga saya bisa menyampaikannya dalam waktu dekat ini.

Jangan bersedih seperti itu...haha...
Saya hanya ingin kalian tidak terkejut ketika saya tiba-tiba mendadak menghilang. seperti hantu.
Saya akan meninggalkan blog ini sebagai warisan. sebuah warisan yang akan mengingatkan kalian kepada saya.
Tentunya saya berharap kalian mengenang saya sebagai manusia yang baik.
untuk menikmati blog ini, saya sarankan anda sambil mendengarkan beberapa lagu yg saya rekomendasikan salah satunya lagu yang dibawakan rie fu - life is like a boat ("Ost" blog ini...eheh)

Inilah hidup. Saya sudah terbiasa menghadapi keadaan di Bumi Manusia dengan segala persoalannya. keadaan yang pelik dan pahit ini sudah  menjadi seperti coklat di pagi hari yang di seduh seorang kekasih.

ya, itu yang ingin aku sampaikan.
semoga kelak saya bisa kembali lagi ke masa ini.

Terima kasih untuk segalanya, Pertemanan, Persahabatan, Keceriaan, Pengertian, Kebaikan, Ketulusan dan segala hal baik lainnya.

Terima kasih
Sahabatku untuk selamanya.
Peluk penuh cinta.

M.F. Hazim











sponsored by